Labkesling Dinkes Kota Kupang

Info Kesehatan

Pemeriksaan Medical Check Up bagi Wanita

Ditulis Oleh | Kamis, 26 Juli 2018 07:28
Beri Rating
(0 votes)
kesehatan wanita kesehatan wanita https://pixabay.com

Kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin masih rendah. Padahal berapa pun usia Anda, cek kesehatan penting bagi setiap orang, tak terkecuali perempuan. Deteksi dini penting, misalnya pada pemeriksaan pap smear, tumor marker, sampai yang paling sederhana misalnya mengukur tekanan darah dan kadar Hemoglobin

 

Bila Anda berniat untuk melakukan medical check up, berikut jenis pemeriksaan kesehatan yang sebaiknya Anda mulai sejak dini:

 

  1. Jantung

Anda perlu tahu bahwa tubuh aman dari risiko penyakit jantung, penyebab pertama kematian pada perempuan. Sekitar 64 persen perempuan yang meninggal karena serangan jantung tidak mempunyai gejala awal. Karenanya, mulai periksakan kesehatan jantung sejak usia 20 tahun, terutama orang dari keluarga yang punya riwayat hipertensi, kelebihan berat badan, dan perokok berat.

 

  1. Kolesterol

Untuk mengetahui risiko penyakit jantung, periksakan kadar kolesterol sejak dini. Mulailah pemeriksaan dini sejak usia 20 tahun, apalagi jika ada anggota keluarga yang penderita kolesterol. Jika kondisi kesehatan jantung normal, periksa setiap lima tahun hingga usia 45 tahun. Lewat usia 45, periksakan rutin setiap tahun, apalagi jika kadar kolesterol tinggi.

 

  1. Audiogram

Jangan abaikan kondisi pendengaran jika Anda sudah mulai menemukan gejalanya. Contohnya, kesulitan mendengar saat berbincang dengan lawan bicara, atau ketika ada suara berdengung di telinga, atau ketika ada riwayat penyakit serupa di keluarga. Gejala ini bisa mengarah pada otosclerosis atau kelainan genetik yang mendorong pertumbuhan abnormal pada tulang telinga. Kelainan ini lazim ditemukan pada perempuan dan seringkali muncul ketika masa kehamilan atau juga pada usia 15 dan 30 tahun.

Setelah melakukan cek audiogram dan hasilnya normal, periksakan kembali dua atau lima tahun berikutnya. Sebaliknya, jika hasil pemeriksaan menunjukkan Anda menderita masalah pendengaran yang parah, Anda membutuhkan alat bantu pendengaran.

 

  1. Mineral tulang

Pemeriksaaan mineral tulang adalah untuk mendeteksi risiko osteoporosis. Penelitian The National Osteoporosis Foundation di Amerika menunjukkan dari sekitar 10 juta orang dewasa, 80 persennya adalah perempuan yang memiliki tulang rapuh. Bagi perempuan usia 65 tahun ke atas sebaiknya mulai periksa X-ray dengan DXA (dual-energy X-ray). Periksakan kembali setiap lima tahun. Perempuan lebih rentan kehilangan 30 persen kepadatan tulangnya dalam kurun waktu lima atau tujuh tahun selama menopause. Tandanya untuk segera memeriksakan diri di antaranya, saat masa menopause berat Anda turun, pernah merokok, dan keluarga punya riwayat penyakit osteoporosis.

 

  1. Mamogram

Pemeriksaan klinis area payudara ini bisa mendeteksi kanker payudara. Sejak usia 20 tahun, perempuan semestinya rutin memeriksakan payudara sebagai bagian dari regular check up. Saat usia 40 tahun, pemeriksaan mamogram atau pemeriksaan X-Ray untuk payudara sifatnya wajib. Lakukan pemeriksaan rutin setahun sekali setiap habis masa menstruasi. Setelah haid, kondisi payudara lebih peka. Selain itu, ketika di-pres di mesin mamografi, payudara tak akan terlalu sakit (jika dibandingkan bila Anda melakukan mamografi sebelum haid). Apakah Anda membutuhkan pemeriksaan ultrasound atau biopsi, semua bergantung pada kondisi payudara Anda, abnormal atau tidak.

 

  1. Kolonoskopi

Berdasarkan data statistik, orang dewasa usia 40 tahun ke atas terancam menderita kanker usus besar. Fokusnya pada orang yang hidup dengan pola makan kurang sehat sebagaimana di lansir www.jendelacito.info

Tindakan kolonoskopi dapat mendeteksi bahaya serangan kanker usus besar secara dini. Dengan menggunakan alat colonoscope, seorang dokter ahli dapat memeriksa seluruh dinding usus besar dengan teliti untuk mendeteksi adanya tumor ataupun polip. Bila dibiarkan, dengan berjalannya waktu tumor jinak bisa berubah menjadi tumor ganas (kanker).

Di negara-negara maju pemeriksaan kolonoskopi ini sangat dianjurkan sebagai bagian dari uji kesehatan untuk yang berusia di atas 40 tahun. Lakukan setiap 3-5 tahun sekali.

 

  1. Mata

Pemeriksaan pada mata bisa mendeteksi dini masalah seputar penglihatan hingga katarak dan glaukoma. Glaukoma adalah kerusakan penglihatan yang biasanya disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata. Jika kondisi mata masih bagus, Anda tetap butuh memeriksakan kondisi secara umum saja mulai usia 40 tahun.

Periksakan rutin setiap dua tahun hingga usia 65 tahun. Mulai usia 65 tahun, pemeriksaan mata perlu dilakukan rutin setahun sekali. Pengguna lensa kontak harus rutin memeriksakan diri ke dokter setahun sekali. Untuk penderita glaukoma, terapi dengan laser dan bahkan operasi menjadi tindakan lebih lanjut.

 

  1. Gigi dan Mulut

Pemeriksaan mulut dan gigi bisa mencegah kanker mulut. Pemeriksaan gigi minimal dilakukan dua kali dalam setahun. Pada masa kehamilan atau perempuan yang ber-KB, akan rawan terjadi radang gusi. Perempuan perokok dan peminum berat memiliki risiko dua kali lebih besar untuk menderita penyakit gusi dan kanker mulut. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan Anda menderita radang gusi, pembersihan rutin setahun dua kali bisa menjadi tindakannya. Namun jika ditemukan gejala abnormal, dokter gigi bisa mengambil tindakan biopsi.

 

  1. Kulit

Deteksi kanker kulit bisa dilakukan dengan pemeriksaan rutin. Pada usia 30 tahun, terutama bagi yang sering terkena sinar matahari, Anda sudah harus memulai memeriksakan kesehatan kulit rutin setiap tahun. Ulangi setiap dua kali dalam setahun jika ternyata Anda menderita risiko tinggi.

 

  1. Pap smear

Pemeriksaan pap smear penting untuk mendeteksi risiko kanker serviks. Berapa pun usia Anda, jika Anda aktif secara seksual segera periksakan pap smear. Klinik terdekat bahkan puskesmas atau bidan sudah menyediakan layanan ini. Pemeriksaan lebih canggih yang dikenal dengan thin prep pun sudah tersedia. Hasil yang lebih akurat bisa didapatkan dari cara canggih ini. Anda bisa mengantisipasi terjadinya kanker serviks yang menjadi momok menakutkan bagi banyak perempuan. (sumber :jendelacito)

 

Dibaca 666 Kali Terakhir Diperbaharui Kamis, 26 Juli 2018 07:46
IWAN T BILUSMADI

LABKESLING  | Kerja di labkesling kota Kupang sebagai Analis Kesehatan dan berkeluarga

labkes.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Gerakan Massal Imunisasi Satu Juta Anak Papua

Gerakan Massal Imunisasi Satu Juta Anak Papua

Liputan6.com, Asmat - Bidan Reski Bunga masih belia. Umurnya Read More
Mengidap Penyakit Langka, Wanita Ini Sempat Ingin Bunuh Diri

Mengidap Penyakit Langka, Wanita Ini Sempat Ingin Bunuh Diri

Seorang wanita berusia 21 tahun dari Islington, Inggris, Read More
INIFORMASI PEMERIKSAAN FUNGSI GINJAL

INIFORMASI PEMERIKSAAN FUNGSI GINJAL

Kesehatan ginjal diukur melalui kemampuan ginjal untuk membuang Read More
Tanpa Jaminan BPJS, Biaya Melahirkan Bisa Memberatkan

Tanpa Jaminan BPJS, Biaya Melahirkan Bisa Memberatkan

Layanan BPJS Kesehatan kembali jadi perbincangan. Bermula dari Read More
Hujan Disertai Angin di Kota Kupang, Pohon Tumbang ke Badan Jalan

Hujan Disertai Angin di Kota Kupang, Pohon Tumbang ke Badan Jalan

Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang Read More
Pemeriksaan Medical Check Up bagi Wanita

Pemeriksaan Medical Check Up bagi Wanita

Kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin masih Read More
Bonus Fantastis Bisa Pacu Spirit Atlet Indonesia pada Asian Games 2018

Bonus Fantastis Bisa Pacu Spirit Atlet Indonesia pada Asian Games 2018

Jakarta - Atlet Indonesia yang berjuang di pentas Asian Read More
Sah! Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Ganti Nama

Sah! Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Ganti Nama

Pasangan selebriti Ahmad Dhani dan Mulan Jameela mendatangi Read More
  • 1